Sebuah Tradisi Suci dari Lereng Gunung Ungaran
Di kaki Gunung Ungaran, tepatnya di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, hidup sebuah tradisi kuno yang terus dilestarikan: Upacara Adat Iriban. Tradisi ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan simbol syukur, penyucian, dan penghormatan terhadap sumber kehidupan — mata air.
Kata “Iriban” berasal dari kata “iriban” dalam Bahasa Jawa, yang berarti “membersihkan diri di sumber air”. Namun, lebih dari sekadar aktivitas membasuh tubuh, Iriban adalah prosesi spiritual dan budaya yang sarat makna. Setiap tahun, ratusan warga dan wisatawan berkumpul untuk menyaksikan keunikan upacara ini, biasanya digelar pada bulan Sura dalam penanggalan Jawa, yang dipercaya sebagai bulan yang sakral.
Pada kesempatan Driversoloid dipercaya untuk melayani perjalanan 1 Hari Trip menuju Ungaran, Kabupaten Semarang untuk mengikuti serangkaian penelitian yang dilakukan Pascasarjana UNS pada prosesi Upacara Adat Iriban di Desa Lerep Ungaran.

Makna di Balik Air Suci
Masyarakat Desa Lerep percaya bahwa air adalah anugerah Tuhan yang harus dijaga dan disucikan. Oleh karena itu, Iriban menjadi momen untuk melakukan ritual “penyucian sumber mata air” utama desa, yakni Sendang Tlogo Muncar. Dalam prosesi ini, sesepuh desa dan perangkat adat akan turun langsung untuk memimpin upacara.
Diawali dengan kirab budaya, para peserta membawa gunungan hasil bumi, jajan pasar, dan sesaji menuju sumber mata air. Gunungan ini menjadi simbol rasa syukur atas rezeki dan kelimpahan air yang terus menghidupi warga desa.
Serangkaian Prosesi Penuh Makna
Berikut adalah urutan acara khas dalam Upacara Iriban:
- Kirab Budaya
Diikuti oleh warga berpakaian adat, membawa hasil bumi dan perlengkapan sesaji. Arak-arakan ini menjadi pemandangan yang penuh warna dan nilai estetika. - Doa Bersama di Sendang
Sesepuh desa memimpin doa dan ritual penyucian sumber air, disertai dengan pemercikan air suci dan pembacaan doa keselamatan. - Pemandian Simbolis (Iriban)
Beberapa tokoh adat akan melakukan iriban atau mandi simbolis di sendang, menandakan pembersihan lahir dan batin. Ini juga dipercaya membawa keberkahan bagi seluruh warga. - Pagelaran Seni Tradisional
Setelah ritual selesai, pengunjung akan dihibur dengan kesenian tradisional seperti tari-tarian, kuda lumping, dan gamelan. - Pembagian Air Suci dan Berkat
Air dari sendang akan dibagikan kepada warga dan pengunjung yang percaya bahwa air ini membawa keberuntungan dan kesehatan.
Iriban sebagai Wisata Budaya
Pemerintah Desa Lerep telah mengembangkan kawasan ini menjadi Desa Wisata, sehingga pengunjung dapat ikut terlibat dan menyaksikan langsung proses Iriban. Selain prosesi adat, wisatawan juga dapat menikmati:
- Keindahan alam pegunungan Ungaran
- Kuliner khas desa seperti pecel, jenang, dan wedang uwuh
- Edukasi tentang pengolahan hasil pertanian dan kerajinan tangan
- Menginap di homestay warga dan merasakan suasana desa yang tenang





🏄🏼♂️ Nikmati kunjungan kerja dengan Nyaman Bersama Driversoloid
Kalian ingin merencanakan kunjungan budaya budaya seperti ini juga? Pastikan perjalanan Anda aman, nyaman, dan menyenangkan bersama DriverSoloid, layanan sewa mobil premium yang siap mengantar Anda langsung ke lokasi tanpa repot.
✅ Sopir profesional & ramah
✅ Mobil bersih & full AC
✅ Harga transparan dan fleksibel
✅ Cocok untuk perjalanan keluarga, rombongan, atau honeymoon
📲 Hubungi kami via WhatsApp: Klik Disini
🌐 Kunjungi website: Klik Disini






